Pengertian Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

  1. Pengertian

 Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) adalah badan usaha yang didirikan oleh perorangan atau sekelompok individu yang bersifat pribadi dan menggunakan modal sendiri yang tidak ada sangkut pautnya dengan pemerintahan seperti halnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang semaksimal mungkin dengan cara mengembangkan usahanya dari mulai mengelola modal hingga bisa membuka lapangan kerja. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) ini pun memiliki peranan, bidang dan jenis yang berbeda dengan BUMN.

Seperti yang tercantum pada UUD 1945 yang menyatakan bahwa bidang – bidang usaha yang diberikan kepada BUMS adalah sebatas mengelola sumber daya ekonomi yang bersifat Non Vital, Strategis dan tidak menguasai hajat hidu orang banyak. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) dibedakan menjadi dua jenis yakni Badan usaha dalam negeri dan Badan usaha luar negeri (asing). Yang dimaksud dengan badan usaha dalam negeri adalah badan usaha yang didirikan oleh masyarakat dalam negeri dan modalnya juga dimiliki oleh masyarakat dalam negeri. Lain halnya dengan badan usaha luar negeri (asing), yang dimaksud dengan badan usaha luar negeri (asing) adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh pihak luar negeri (asing).

 

  1. Maksud dan Tujuan didirikannya Badan Usaha Milik Swasta

Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) didirikan oleh seseorang atau sekelompok orang yang memiliki tujuan bersama untuk mencari keuntungan dari pengembangan modal yang diperoleh dari usahanya. Tugas utama Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) adalah menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat melalui usaha komersial yang kemudian akan dipasarkan untuk mendapatkan keuntungan. Laba atau keuntungan yang didapat dari Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) tersebut digunakan sebagai sumber pemupukan modal dan tidak boleh digunakan oleh orang – orang yang dapat merugikan usaha tersebut seperti menggunakan keuntungan untuk kepentingan pribadi.

Pengertian Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Walau bagaimana pun BUMS ini didirikan oleh sekelompok orang. Jadi sekelompok orang ini harus memiliki sikap yang jujur dan adil. Tujuannya adalah agar usaha yang mereka jalankan berjalan dengan lancar dan bisa menghasilkan keuntungan yang besar. Karena jika usaha tersebut lancar maka sudah pasti keuntungannya juga besar. Keuntungan yang besar akan menguntungkan sekelompok orang yang ikut menanamkan modalnya di dalam usaha tersebut. Makanya diperlukan kerjasama yang baik untuk mencapai tujuan bersama yang baik pula.


Berikut adalah 4 Tujuan didirikannya BUMS :

  1. Menambah komisi Negara dengan adanya pemungutan pajak dari usaha yang dijalankan BUMS tersebut. Tentunya hal ini sangat membantu pemerintah dalam menambah anggaran Negara.
  2. Membuka lapangan kerja untuk para masyarakat yang belum memiliki pekerjaan. Dengan adanya BUMS maka tingkat pengangguran di Indonesia akan menurun atau berkurang.
  3. Membantu pemerintah dalam meningkatkan produksi dalam negeri. Dengan adanya BUMS maka produktivitas dalam negeri akan meningkat dan tentunya akan meningkatkan kemakmuran dalam masyarakat.
  4. Meningkatkan devisa Negara dari Perusahaan Swasta yang melakukan kegiatan ekspor dan impor.

 

Kelebihan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) :

  1. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) cepat dalam mengambil keputusan karena pada Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) ini pemilik modal langsung turut serta dalam mengelola.
  2. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) adalah penyumbang pajak yang rutin kepada Negara. Hal ini yang menyebabkan uang kas Negara terus bertambah.
  3. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) ini juga membantu naiknya kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB).
  4. Dengan adanya Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) penyediaan barang dan jasa di dalam negeri meningkat.
  5. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) cepat dalam mendapatkan modal karena keturutsertaan pemilik dalan mengelola.
  6. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) juga menampung banyak tenaga kerja yang menyebabkan kurangnya tingkat pengangguran di Indonesia.

 

Kekurangan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) :

 Terlalu Mementingan Keuntungan yang Besar

Karena BUMS ini didirikan dengan menggunakan modal pribadi, jadi mereka harus mengejar target yaitu mendapatkan keuntungan yang besar. Karena terlalu ingin mendapatkan keuntungan yang besar sering kali mereka tidak memperhatikan lingkungan. Seperti membuang limbah produksi ke sungai. Hal ini menyebabkan sungai menjadi tercemar dan menimbulkan berbagai penyakit untuk masyarakat yang tinggal di pinggir sungai.

 

Sering bersikap tidak adil dengan buruh

Karena semua biaya yang dikeluarkan untuk produksi ditanggung sendiri, maka mereka jadi semena – mena terhadap para buruh. Misalnya mengharuskan buruh tetap bekerja walaupun tanggal merah, tidak mengeluarkan biaya kecelakaan yang terjadi dalam jam kerja, dan kurang memperhatikan kesejahteraan buruh misalnya dengan memberikan tunjangan – tunjangan untuk para buruh.

 

Ciri Ciri Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) :

  1. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) sering disebut sebagai pendinamis perekonomian Negara. Sebab dengan adanya Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) perekonomian di Indonesia menjadi lebih stabil dan dinamis. 
  1. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) adalah lembaga yang bergerak dibidang penyediaan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat maupun Negara. 
  1. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) merupakan Negara yang turut membantu Indonesia dalam maraknya pengangguran.
  1. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) termasuk salah satu sumber pendapatan Negara yaitu melalui pemungutan pajak perseroan.

 

Contoh Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) : 

  1. PT. Holcim
  2. PT. Krakatau Steel
  3. PT. Pupuk Kaltim
  4. PT. Indosat Tbk
  5. PT. Djarum
  6. PT. Pastfood Indonesia Tbk (KFC)
  7. PT. Union Metal
  8. PT. XL Axiata Tbk
  9. PT. Aneka Electrindo Nusantara

Demikianlah informasi yang dapat saya sampaikan mengenai Pengertian Badan Usaha Milik Swasta (BUMS). Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda. Terima kasih.

 

Related Post to Pengertian Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)