Cara Memulai Usaha : Cara Mendirikan Usaha Atau Cara Merintis Usaha Dari Nol

Cara Memulai Usaha : Cara Mendirikan Usaha Atau Cara Merintis Usaha Dari NolSiapa sih yang tidak ingin memiliki usaha sendiri, hampir dari setiap kita ingin memiliki usaha sendiri, namun pada kenyataannya banyak dari kita yang memilih untuk bekerja pada orang lain.

Hal ini bukan karena mereka memilih untuk bekerja pada orang lain namun karena mereka tidak tau harus memulai usaha dari mana sehingga terpaksa mereka memilih untuk bekerja.

Maka dari itu saya akan berusaha untuk menjelaskan bagaimana memulai usaha dari nol, saya tidak menjelaskan usaha yang akan di jalankan melainkan yang saya jelaskan adalah tahapan usaha secara umum.

Mungkin ada beberapa jenis usaha yang memiliki cara yang sedikit berbeda maka dari itu perlu analisa untuk setiap daerah masing-masing. Maka dari itu mari kita simak penjelasan berikut:

  1. Kemampuan dan Kesenangan

Kemampuan dan Kesenangan

Banyak sebagian orang yang ingin memulai usaha karena nilai uang, orang yang memulai sebuah usaha karena melihat penghasilan orang lain maka dapat di pastikan usaha yang di jalankannya tidak akan pernah maju.

Karena orang seperti ini biasanya sering berganti-ganti usaha, melihat si A berhasil dengan usahanya lalu ia mencoba usaha yang serupa, setelah itu melihat si B lebih berhasil lagi maka mengikuti usaha si B dan begitu seterusnya.

Kita harus pandai memilah dan memilih usaha yang cocok dengan kita, pilihlan usaha yang memang sudah kita kuasai atau yg tidak begitu kita kuasai namun kita senang. Dari kedua hal ini maka dapat di pastikan kita akan berhasil.

Jika kita membuat usaha yang kita senangi jika terpuruk maka kita tidak akan jera dan akan mudah bangkit dari keterpurukan tersebut. Setiap usaha memiliki rintangannya masing-masing, tidak ada yang berjalan mulus-mulus saja.

 

  1. Pasar

Pasar

Setelah kita menentukan usaha yang akan kita jalankan, selanjutnya adalah melihat pasar dari usaha tersebut. Apakah usaha yang akan kita jalankan memiliki pasar yang bagus atau tidak.

Saya umpamakan usaha sablon, untuk daerah kota mungkin usaha ini menjanjikan, namun bagaimana jika di jalankan di perdesaan?.. tentu saja tidak akan maju.

Jadi kita harus benar-benar memperhatikan pasar usaha yang akan kita jalankan, apakah pasar tersebut akan bertahan dalam waktu lama atau sementara saja. Atau malah, usaha yang akan kita jalankan tidak memiliki pasar yang bagus.

 

  1. Modal

Modal

Jika kita sudah memiliki rencana membuat sebuah usaha dan usaha tersebut memiliki pasar yang cukup bagus, selanjutnya yang perlu kita perhatikan adalah modal. Setiap usaha pasti membutuhkan modal meskipun tidak besar.

Jika usaha yang kita jalankan ini adalah pertama kali, sebaiknya jangan investasi modal yang besar. Gunakan modal secukupnya saja, jika usaha mengalami kemajuan barulah kita dapat menambah modal agar usaha berkembang pesat.

jika belum apa-apa sudah menanamkan modal yang besar, maka jika ada perhitungan yang meleset tentu kita akan mengalami kerugian yang besar. Begitupun sebaliknya, 1 atau 2 bulan gunakan waktu untuk analisa berbagai hal yang mungkin tidak terbayangkan jika tidak menjalankan usaha tersebut.

 

  1. Antisipasi

Antisipasi

Seperti yang saya jelaskan di atas, meskipun perhitungan kita cukup matang. Namun dalam prakteknya pasti akan berbeda, ada banyak hal yang tidak akan kita ketahui jika tidak terjun langsung ke dalam dunia usaha yang kita jalankan.

Maka dari itu jangan pernah beranggapan bahwa usaha akan langsung berhasil, kita harus siap berhadapan dengan berbagai hal yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

Namun dari berbagai jenis usaha yang akan kita jalankan, kita dapat melihat dari pengusaha yang sama. Hambatan apa yang mereka alami dan bagaimana cara mereka mengatasinya, dengan demikian kita akan lebih siap untuk menghadapi berbagai kemungkinan-kemungkinan buruk yang mungkin dapat menimpa usaha kita.

 

  1. Menjalankan Usaha

Menjalankan Usaha

Dari berbagai teori yang sadah saya jelaskan, semua tidak akan ada  gunanya jika tidak di praktekkan. Kita harus memberanikan diri untuk menjalankan usaha yang kita inginkan.

Dalam menjalankan sebuah usaha, jangan terlalu fokus pada hasil tapi fokuslah pada cara. Jika cara yang kita gunakan sudah benar dan maksimal maka dapat di pastikan usaha tersebut akan membawakan hasil yang memuaskan.

Begitupun sebaliknya, jika hasil usaha yang kita jalankan tidak memuaskan maka perbanyaklah introspeksi. Jangan langsung memponis bahwa usaha tersebut tidak dapat membawakan hasil, siap tau cara yang kita lakukan tidak benar.

Misalnya saja usaha makanan, jika kamanan tersebut enak dapat di pastikan akan memiliki banyak pelanggan dan begitupun sebaliknya jika tidak memiliki pelanggan berarti makanan yang kita produksi kurang enak di lidah orang lain meskipun enak di ladah kita.

Maka dari itu kritik dan saran sangat di perlukan sebagai bahan pertimbangan untuk perbaikan, namun tidak semua kritik dan saran dapat di terima begitu saja, kita harus tetap memilah dan memilih kritik dan saran yang bersifat membangun usaha yang kita jalankan.

 

Catatan pribadi:

Ramah tamah, sosial yang tinggi serta senang membantu orang lain juga akan mempengaruhi usaha yang kita jalankan.

Di daerah saya, ada penjual kayu bangunan yang memiliki banyak pelanggan. Hampir dari seluruh warga di sekitar desa saya membeli kayu pada pedagang tersebut bahkan ada pembeli dari luar desa yang cukup jauh.

Padahal penjual kayu tidak hanya dia seorang melainkan ada beberapa orang, namun dia memiliki banyak pelanggan. Kayu yang ia jual juga sama dengan yang orang lain jual.

Setelah saya selidiki ternyata penjual kayu berjiwa sosial yang tinggi kepada orang lain dan ia memberikan kayu kepada orang yang meninggal dunia secara cuma-cuma.

Setiap keluarga yang telah ia sedekahi kayu merasa berhutang budi dan ketika mereka membutuhkan kayu maka mereka membeli kepada pedagang tersebut.

 

Kesimpulan

Ada banyak usaha yang dapat kita jalankan, bahkan kita dapat mengembangkan apa yang menjadi kesenangan kita menjadi sebuah usaha.

Dalam membangun sebuah usaha kita akan menjumpai berbagai rintangan, tidak ada usaha yang berjalan mulus-mulus saja.

Yang terpenting dalam menjalankan usaha adalah niat yang kuat serta terus belajar tanpa henti, entah itu dari mekanisme usaha atau yang di luar mekanisme usaha yang sudah saya jelaskan dalam catatan pribadi tadi.

Semoga tulisan saya ini dapat mudah di pahami dan menambah wawasan para pembaca dan menjadi amalan baik untuk saya. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Salam sukses.

 

Related Post to Cara Memulai Usaha : Cara Mendirikan Usaha Atau Cara Merintis Usaha Dari Nol