7 Cara Mengetahui Ciri – Ciri Emas Asli Atau Palsu

Sebelum kita lanjut ke pokok pembahasan mengenai 7 Cara Mengetahui Ciri – Ciri Emas Asli Atau Palsu. Alangkah baiknya jika anda mengetahui terlebih dahulu apa yang disebut dengan emas palsu. Emas Palsu adalah emas yang memiliki kandungan emas atau kadar emas yang sangat rendah yaitu dibawah 10 karat. Tentunya sebagai pemilik emas kita ingin mengetahui apakah emas yang kita miliki tersebut emas asli atau emas palsu.

Nah untuk mengantisipasi hal tersebut agar tidak terjadi, alangkah baiknya jika anda ingin berinvestasi emas batangan, pastikan anda membeli emas batangan yang sudah terkenal namanya. Misalnya nama emas batangan yang terkenal di Indonesia adalah LM (Logam Mulia) dan Dinar. Kedua nama emas ini cukup terkenal di Indonesia, dicetak Antam dan sudah memiliki sertifikat yang bertuliskan nomor seri yang sama dengan nomor seri yang terukir di emas batangan tersebut.

Setidaknya jika anda sudah memiliki sertifikat tersebut, maka sudah ada anggaran berupa bukti yang menyatakan bahwa emas tersebut asli. Jadi anda tidak perlu takut lagi untuk berinvestasi emas batangan. Tetapi untuk anda yang memiliki emas batangan dirumah tetapi tidak memiliki sertifikat emas tersebut. Anda bisa melakukan beberapa hal dibawah ini untuk membuktikan bahwa emas tersebut asli atau tidak.

cek emas asli atau palsu

Berikut adalah 7 Cara Mengetahui Ciri  Ciri Emas Asli atau Palsu :

  1. Melihat Ciri  Ciri Emas Secara Visual

Cara pertama untuk mengetahui emas tersebut asli atau palsu adalah dengan cara melihat ciri – ciri emas tersebut secara visual. Misalnya anda bisa mengamati cap yang terukir pada emas batangan tersebut. Biasanya jika emas batangan tersebut asli maka terdapat ukiran yang bertuliskan nama perusahaannya, berat emasnya dan labelnya misalnya LM yang berarti Logam Mulia. Dan jika emas batangan tersebut asli maka ukirannya akan tercetak rapi dan permukaannya halus karena logam mulia yang asli dicetak Antam. Lain hanya dengan emas batangan palsu. Biasanya ukirannya tidak rapi dan permukaannya kasar.

baca juga: Penggolongan Emas dan Arti Kode Kode Yang Terdapat Pada Perhiasan Emas

  1. Dengan Cara Menggigit Emas

Cara yang kedua untuk mengetahui emas ciri – ciri emas asli atau palsu adalah dengan cara menggigitnya. Makanya tidak heran jika ada seorang atlit yang menggigit medali emas yang baru diperolehnya selepas pertandingan. Tujuannya adalah agar ia mengetahui emas yang diperolehnya tersebut asli atau tidak. Karena jika emas yang mengandung 99,99 % emas murni atau asli umumnya akan meninggalkan bekas gigitan pada permukaan emas tersebut. Namun hal ini bukanlah hal yang paling efektif untuk dilakukan karena selain merusak permukaan emas, dengan menggigit emas juga akan merusak gigi.

  1. Uji Densitas Emas

Uji densitas adalah menguji massa jenis emas tersebut. Karena umumnya emas bersifat berat dan padat. Kepadatan emas murni (asli) atau emas 24K adalah sekitar 19,3 g/ml. Logam emas jauh lebih padat daripada logam lainnya. Sebenarnya cara mengukur kepadatan emas ini sangat rumit dilakukan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kepadatan emas tersebut maka semakin murni pula emas tersebut.

 Cara menguji densitas Emas adalah sebagai berikut :

  1. Langkah awal untuk menguji densitas emas adalah dengan cara mengukur berat emasnya terlebih dahulu dalam gram. Mengukur berat emas ini juga tidak bisa menggunakan timbangan biasa. Harus menggunakan timbangan khusus yaitu timbangan emas digital yang presisi.
  2. Setelah mendapatkan berat emas, langkah selanjutnya adalah mengisi gelas ukur dengan air secukupnya. Kita menggunakan gelas ukur dengan tujuan untuk mempermudah melihat berapa volume air sebelum dan sesudah dicelupkan emas. Jadi kita bisa mendapatkan volume emas dalam ml.
  3. Kemudian catat jumlah tingkat air sebelum emas direndam.
  4. Setelah itu letakkan emas ke dalam gelas dengan menggantungkannya dengan tali. Setelah emas direndalm catat jumlah tingkat air yang baru kemudian carilah selisih jumlah tingkat air sebelum dan sesudah direndam.
  5. Setelah anda mendapatkan semua data. Anda tinggal mecari hasilnya menggunakan rumus : Kepadatan = Massa : Volume. Jika hasilnya mendekati 19,3 % g/ml berarti emas tersebut terbukti asli.
  6. Pengujian Emas dengan Magnet

Cara lain untuk mengetahui ciri – ciri emas asli atau palsu adalah dengan cara mengujinya dengan magnet. Yang perlu anda ketahui adalah Logam Mulia atau emas bukanlah logam magnetik. Jadi anda bisa mengujinya dengan menggunakan magnet yang benar – benar kuat. Jangan pula anda menggunakan magnet yang digunakan untuk menempelkan aksesoris ke lemari es. Dengan menggunakan magnet yang kuat anda dapat melihat jika emas tersebut asli maka ia tidak akan tertarik sedikitpun ke magnet tersebut. Tetapi jika emas tersebut tertarik ke magnet tersebut, itu artinya emas tersebut palsu.

  1. Goreskan Emas pada Keramik atau Kertas

Untuk mengetahui emas tersebut asli atau palsu, bisa juga menggunakan cara menggoreskan emas pada keramik. Jika terdapat goresan hitam pada keramik tersebut berarti emas tersebut palsu. Tetapi jika tidak terdapat goresan sama sekali, berarti emas tersebut asli. Namun jika emas anda ternyata benar – benar asli maka anda harus menanggung resiko jika emas anda akan tergores.

Bisa juga dengan menggunakan kertas. Jika anda sayang menggunakan emas anda untuk digoreskan ke kertas. Maka anda juga bisa menggunakan uang logam lama yang bukan terbuat dari aluminium. Jika terdapat goresan hitam pada kertas tersebut berarti logam emas tersebut palsu. Tetapi jika tidak terdapat goresan hitam sama sekali, berarti emas tersebut asli.

  1. Menguji dengan Nitric Acid

Anda juga bisa mengetahui emas tersebut asli atau palsu dengan cara menguji emas tersebut dengan Nitric Acid. Nitric Acid adalah cairan asam yang dapat mengubah warna pada emas jika emas tersebut tidak asli. Tetapi cairan asam ini cukup beresiko untuk orang yang tidak tahu menggunakannya. Jadi jika anda masih merasa ragu lebih baik anda menyerahkan tugas ini kepada ahlinya yaitu toko emas.

Cara mengetesnya adalah sebagai berikut :  

  1. Yang pertama letakkan emas tersebut pada wadah stainless.
  2. Yang kedua mulailah untuk mentetesi emas tersebut dengan menggunakan Nitric Acid atau cairan asam.
  3. Yang ketiga lihat reaksi yang dihasilkan oleh emas tersebut. Seperti :
  • Jika emas tersebut berubah menjadi warna hijau, berarti emas tersebut bercampur logam besi.
  • Jika emas tersebut berubah menjadi warna keemasan, berarti emas tersebut bercampur dengan kuningan.
  • Jika emas tersebut berubah menjadi warna susu, berarti emas tersebut bercampur dengan logam perak.
  • Tetapi jika emas tersebut tidak menunjukkan reaksi sama sekali atau tidak ada perubahan warna sedikitpun berarti emas tersebut Asli.
  1. Membandingkan Berat Emas

Salah satu ciri khas dari Emas asli adalah bersifat berat dan padat. Jadi dengan cara membandingan berat emas yang asli dengan emas yang anda ragukan keasliannya. Maka anda dapat mengetahui emas tersebut asli atau palsu dengan cara membandingkannya. Jika dalam berat yang sama misalnya 5 gram. Salah satu dari emas tersebut ada yang ringan, berarti salah satu dari emas tersebut adalah palsu. Emas yang asli jika dipegang akan terasa lebih berat dan padat. Tetapi jika emas yang palsu jika dipegang akan terasa lebih ringan dan kopong. Padahal emas tersebut sama – sama memiliki bobot 5 gram.

Demikianlah informasi yang dapat saya sampaikan mengenai 7 Cara Mengetahui Ciri – Ciri Enas Asli atau Palsu. Semoga informasi yang saya berikan ini dapat bermanfaat bagi anda. Sekian dan Terima kasih.

Related Post to 7 Cara Mengetahui Ciri – Ciri Emas Asli Atau Palsu