6 Tips Bersiap Ibadah ke Tanah Suci ala Haji Berpengalaman Makasar

Para jemaah Indonesia yang tahun ini segera menunaikan ibadah Umroh maupun dalam daftar tunggu Haji, pasti sedang sibuk mempersiapkan diri. Memang, persiapan yang matang paling tidak akan memberi ketenangan hati dan mempengaruhi kelancaran dalam beribadah nantinya. Bayangkan jika Anda berangkat tanpa mempersiapkan diri, tentu di sana akan kelimpungan sendiri. Nah, salah satu cara mempersiapkan diri adalah berkaca pada pengalaman Umroh dan Haji tahun-tahun sebelumnya. Kira-kira persiapan apa saja yang dibutuhkan dalam menunaikan ibadah ke tanah suci ala Travel Haji Berpengalaman Makasar? Mari simak ulasannya dibawah ini!

Ketahui Perbedaan Antara Umroh dan Haji

Meski banyak yang mengatakan kegiatan ibadah Umroh dan Haji sangat mirip, namun sejatinya terdapat beberapa perbedaan antar keduanya jika dilihat dari waktu dan hukum pelaksanaan. Haji hanya dapat dilakukan pada waktu-waktu tertentu saja dengan jumlah hari yang juga terbatas. Sementara itu, Umroh dapat dilakukan setiap saat dalam waktu yang tidak ditentukan karena sejatinya Umroh sama dengan berziarah. Selain itu, Haji mempunyai hukum wajib untuk mereka yang mampu, sedangkan Umroh berhukum sunnah.

Tips Bersiap Ibadah Ke Tanah Suci Dari Haji Berpengalaman Makasar

Agar perjalanan lancar, Anda harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Lalu, bagaimana tips persiapan ibadah ke tanah suci?

  1. Ketahui Paket Umroh dan Haji Apa yang Dipilih

Dengan mengetahui paket mana yang Anda pilih, sejatinya Anda juga sudah mengetahui garis besar apa-apa saja yang akan Anda dapatkan disana. Sebut saja tiket pesawat, biaya hotel, visa, transportasi, dan segala perlengkapannya.

  • Ketahui Jadwal Keberangkatan

Untuk memperlancar saat berangkat ibadah, ada baiknya Anda mengingat betul kapan jadwal keberangkatan. Jika Anda tipe orang yang mudah lupa, tandailah kalender di rumah Anda. Untuk Umroh maupun Haji, biasanya pihak Travel pun juga akan memberikan kabar menjelang hari H.

Selain mengingat kapan jadwal keberangkatan, Anda juga harus hati-hati dalam memilihnya. Jangan sampai Anda salah pilih dan berangkat di waktu yang salah. Biasanya, jamaah yang bekerja sebagai karyawan akan mengambil hari yang banyak libur kerja. Macam harinya pun beraneka waktu, ada yang 9 hari, 15 hari, hingga 30 hari lamanya. Biasanya pula, jamaah yang ingin berpuasa di Makkah akan memilih Umroh menjelang Ramadhan lantaran pahalanya. Itulah mengapa banyak keberangkatan di musim-musim tersebut.

Sebagai saran saja untuk jamaah Indonesia, lebih baik Anda berangkat di bulan Februari hingga Mei. Pasalnya dalam beberapa bulan itu, suhu udara di tanah suci hampir sama dengan keadaan di Indonesia sehingga Anda tidak akan terlalu kaget dengan perubahan cuaca. Jika terpaksa, Anda bisa berangkat diantara bulan November hingga Januari. Di bulan-bulan itu, cuaca tanah suci memasuki musim dingin yang mana masih bisa ditahan untuk beribadah dengan jaket tebal. Namun usahakan jangan berangkat di bulan Juni hingga Agustus. Pasalnya di bulan-bulan tersebut, Makkah sedang mengalami musim panas dengan suhu mencapai 44 derajat celcius. Jika fisik tidak kuat, Anda bisa terkena Heat Stroke.

  • Ketahui Maskapai Mana yang Digunakan

Bagi Anda yang sudah membayar lunas biaya Umroh, mungkin Anda bisa mengecek kembali daftar penggunaan biaya. Jika Anda perhatikan, Anda akan tahu bahwa tiket pesawat memang memakan biaya termahal, mencapai 40% dari keseluruhan total biaya. Hal ini wajar karena jauhnya jarak antara Indonesia dengan Saudi Arabia. Pesawat dengan penerbangan domestik saja sudah memakan biaya rata-rata 1 hingga 5 juta, apalagi penerbangan internasional.

Namun yang harus Anda ketahui bukanlah besarnya biaya, melainkan maskapai mana yang akan Anda gunakan. Pasalnya, ada maskapai yang memiliki rute penerbangan langsung ke Jeddah, ada yang langsung ke Madinah, dan ada pula yang harus transit. Soal harga, penerbangan dengan transit tentu memakan biaya yang lebih kecil. Biasanya, maskapai akan transit di Thailand, Singapura, dan negara-negara strategis lainnya. Namun tentu saja, perjalanannya akan sangat lama dan juga melelahkan. Untuk itulah, bagi Anda yang sudah lanjut usia sebaiknya memilih penerbangan langsung saja.

  • Ketahui Hotel yang Akan Dijadikan Tempat Menginap

Selain mengetahui tentang tiket pesawat, lebih baik Anda juga mengetahui tentang hotel yang akan dijadikan tempat menginap selama beribadah. Hal-hal yang perlu dikonfirmasi adalah :

  • Bintang Hotel

Semakin tinggi bintang yang dimiliki hotel tempat Anda menginap, tentu fasilitas dan sarana-prasarana akan semakin baik.

  • Jenis Kamar

Meski hotel bertarif mahal, namun dengan adanya beberapa orang dalam satu kamar tentu menjadikan biaya terasa murah. Itulah mengapa banyak Travel berani memberi fasilitas hotel terbaik dengan menerapkan sistem pax dan range usia. Hal ini didukung dengan sistem kamar hotel di tanah suci yang dibagi menjadi beberapa jenis. Kamar jenis Quad berisi 4 orang dalam 1 kamar, jenis Triple berisi 3 orang sekamar, dan jenis Double berisi 2 orang sekamar.

Untuk pasangan suami-istri, sebaiknya Anda mengambil kamar jenis Double. Pasalnya jika Anda mengambil kamar jenis Quad, nantinya Anda terpisah dengan pasangan dan dicampur dengan orang lain dalam satu jenis kelamin. Namun untuk jamaah yang lanjut usia, sebaiknya kamar jenis Quad yang dipilih. Hal ini untuk memudahkan Anda karena akan memiliki teman yang bisa dimintai tolong selama di kamar maupun saat perjalanan ibadah. Tentunya, selisih harga antara ketiga jenis kamar tersebut juga cukup besar.

  • Jarak Hotel ke Masjid

Disana niat Anda adalah untuk beribadah. Tentunya, semakin dekat jarak hotel ke masjid Nabawi dan Masjidil Haram, maka semakin mudah pula Anda melaksanakan Umroh dan Haji. Selain itu, Anda juga bisa menghemat tenaga, terlebih untuk jamaah lanjut usia.

  • Waktu Kala Menginap

Besarnya biaya hotel juga bisa tergantung dari waktu menjalankan ibadah. Sebagai contoh jika Anda menjalankan ibadah di bulan Ramadhan, harga hotel yang Anda dapatkan akan sangat lebih mahal dari waktu biasa.

  • Ketahui Adanya Fasilitas Bus

Biasanya untuk jemaah yang memiliki jarak hotel jauh dari masjid, pihak Travel akan menyediakan fasilitas bus. Selain untuk ibadah, bus juga bisa digunakan untuk tour city. Bus ini dapat mengangkut jamaah ke Jeddah, Makkah, dan Madinah. Untuk lama perjalanannya, dari Jeddah ke Madinah bisa menempuh waktu 6 jam lamanya. Sedangkan dari Madinah ke Makkah dapat memakan waktu sebanyak 4 jam, lalu dari Makkah ke Jeddah hanya akan memakan waktu selama 2 jam saja.

  • Ketahui Pembuatan Visa Umroh

Meski visa sudah diurus oleh pihak Travel, namun mengetahui proses pembuatannya untuk menambah informasi juga tidak ada salahnya. Salah satu info terkait visa adalah penambahan biaya visa progresif. Maksud dari visa ini yaitu jamaah yang sudah pernah Umroh akan dikenai tambahan biaya setidaknya 2000 riyal.

Demikianlah ulasan kali ini tentang cara persiapan ibadah ke tanah suci. Jika Anda warga Makasar dan ingin Umroh, maka tidak ada salahnya Anda memilih Biro Travel Umroh dan Haji Berpengalaman Makasar satu ini. Semoga bermanfaat!

Related Post to 6 Tips Bersiap Ibadah ke Tanah Suci ala Haji Berpengalaman Makasar